You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kosmetika
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pabrik Kosmetik Ilegal di Pasar Pagi Asemka Digerebek

Sebanyak 65.185 kemasan kosmetik ilegal dan 59 drum bahan baku diamankan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta, berhasil membongkar pabrik kosmetik ilegal di bilangan Pasar Pagi, Asemka, Jakarta Barat. Puluhan ribu kosmetik dan bahan baku produksi ilegal bernilai miliaran rupiah yang tersimpan di dalam empat gudang disita oleh petugas.

2 Lokbin di Jakpus Jadi Target Pemeriksaan BPOM

Kepala BPOM DKI Jakarta, Dewi Prawitasari mengatakan, pihaknya saat ini telah mengamankan sebanyak 65.185 kemasan kosmetik ilegal dan 59 drum bahan baku.

“Kita akan menyeret pelaku usaha pabrik kosmetik ilegal ke ranah hukum dengan pasal berlapis.  Ancaman penjara 15 tahun serta denda sekitar Rp 1,5 miliar,” ujar Dewi, Jumat  (23/10) sore.

Dewi mengungkapkan, pihaknya menggelar operasi pada Kamis (22/10) menjelang tengah malam hingga Jumat (23/10) dinihari.

Penggerebekan berawal dari salah satu gudang yang berlanjut ke dua gudang lainnya. Dari dalam gudang tersebut, petugas BPOM DKI menemukan ribuan kemasan kosmetik ilegal berbagai jenis siap edar.

"Totalnya ada 41 jenis kosmetik berbeda yang disita baik yang bermerek dan yang tidak,” paparnya.

Dewi mengakui, pihaknya saat ini belum melakukan pengujian terhadap barang kosmetik yang disita mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak.

"Yang jelas, produk kosmetik yang disita ini tidak terdaftar di BPOM sehingga jelas menyalahi aturan," tandas Dewi. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1527 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1187 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1005 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye993 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye876 personDessy Suciati